Situli Sibisu dan Sibuta
Katakanlah sebuah Universitas khusus yang menampung khusus
orang cacat,buah persahabatan di mulai antara 3 orang yaitu SULE sebagai si
Tuli, AZIZsebagai si bisu, dan ANDRE sebagai si buta,! mereka sebenarnya masih
dalam masa sekolah menengah atas. suatu hari, PARTO, murid PAUD yg berkunjung
berniat mengajarkan 3 orang tersebut tentang PBB. Tentu saja teman-teman tadi
senang akan di ajarkan PBB. sebelum memulai , PARTO telah memberitahukan kepada
mereka agar besok mereka mengenakan seragam pramuka lengkap. keesokan harinya,,
mereka mulai bersiap-siap, PARTO memanggil teman-temanya:
PARTO: "Bagaimana? sudah
siap?"
AZIZ : ( Bahasa isyrat) " belum, tunggu ANDRE"
Furkan : " Ngomong apa sih? dasar bisu!"
AZIZ : ( Bahasa isyrat) " belum, tunggu ANDRE"
Furkan : " Ngomong apa sih? dasar bisu!"
Kemudian
ANDRE datang, Si AZIZ pun menuntunnya untuk masuk barisan.
Amir memberikan aba-aba untuk
berbaris, SULE di baris paling depan, AZIZ di tengah dan ANDRE paling
belakang.. tapi, sebelum itu, PARTO menghampiri ANDRE,
PARTO : " Kok kamu pake baju putih abu?
ANDRE : " Ini sudah pramuka tau, gk salah kok?
PARTO : " Ini baju putih abu tau, kamu kok ngeyel sekali?"
ANDRE : " Oh, gitu yah? tadi ku kira baju pramuka,, maaf! hehe"
SULE : " PARTO kok malah bercanda dengan ANDRE?
PARTO : " Bukan bercanda kok!! dasar,,,, baiklah kita mulai, semuanya siaaap graaak!!!!
SULE : (Malah hormat)
AZIZ : (Menepuk bahu si tuli, (bahasa isyarat) bukan hormat, tapi siap!!
ANDRE : " Ini sudah pramuka tau, gk salah kok?
PARTO : " Ini baju putih abu tau, kamu kok ngeyel sekali?"
ANDRE : " Oh, gitu yah? tadi ku kira baju pramuka,, maaf! hehe"
SULE : " PARTO kok malah bercanda dengan ANDRE?
PARTO : " Bukan bercanda kok!! dasar,,,, baiklah kita mulai, semuanya siaaap graaak!!!!
SULE : (Malah hormat)
AZIZ : (Menepuk bahu si tuli, (bahasa isyarat) bukan hormat, tapi siap!!
SULE :"
Aduh,,,, kok siap? hormat tau,,, saya nih paling depan, gk mungkin salah dengar!
PARTO : " Hey,, siap bukan hormat"
SULE :
" Ini sudah hormat,,"
PARTO : " Siaaap tau,, ( ke kuping si tuli)
SULE :
" Oh, siaaaap,, bilang donk, gimana sih?
PARTO : (Menggeleng kepala)
PARTO : Okey,, ulangi! siap graak! lencang depan, grakkk!!!
(SULE malah tetap siap.)
(SULE malah tetap siap.)
ANDRE : (Lencang depan, namun tongkatnya yang panjang mengenai
punggungnya AZIZ, sehingga ia
jatuh ke depan dan tentu saja ikut mendorong si tuli bersama PARTO)
SULE :
" Aduuuuhhhh,,,,,, kok malah di dorong sih?
AZIZ :
(Bahasa isyarat) bukan saya,,, tapi kena tongkat si buta"
ANDRE : " Kok pada ribut?? ada yang salah yah??
SULE : " Eh ANDRE,, kamu kok malah dorong kita?? pasti tongkat sialan ini nih,,, (membuang tongkat ANDRE) bikin susah aja!
ANDRE : " Eh, kok di buang? saya gimana donk?
ANDRE : " Kok pada ribut?? ada yang salah yah??
SULE : " Eh ANDRE,, kamu kok malah dorong kita?? pasti tongkat sialan ini nih,,, (membuang tongkat ANDRE) bikin susah aja!
ANDRE : " Eh, kok di buang? saya gimana donk?
PARTO : " Eh sudah-sudah,,, kita lanjut!" okey,,,
ehm ehm
hadap kanan graak!!!
hadap kanan graak!!!
(SULE malah balik kanan)
SULE : Ehhh,,,, kalian dengar apa gk sih?
balik kanan tau, bukan hadap kanan?
(
Kemudian dia menghadapkan tubuh si bisu jadi balik kanan)
AZIZ : ( Bahasa isyrat, bukan hadap kanan )
ANDRE : "eh SULE,,, kamu tuh yang salah dengar, hadap kanan bukan balik kanan"
SULE : " Tuh dengar,,ANDRE aja bilang balik kanan,,,"
ANDRE : " lho??"
PARTO : " Eh SULE,,, hadap kanan bukan balik kanan,,,
SULE : " Hah?? apahh??
PARTO : " Hadaap kanaaan,,,, ( memblikan tubuh si SULE )
SULE : " lho? kok hadap kanan lagi? tadi katanya balik kanan,,, plin plan skali"
PARTO : " yeee,,, kamu tuh yang tuli.. kita lanjutkan, 3 langkah samping kanan graaak???
SULE : ( Malah ke kiri? ) heeyyy,,,, kalian nih tuli yah,,, ke kiri bukannya ke kanan"
AZIZ : ( Ke kanan )
ANDRE : ( Berjalan pelan-pelan,,,) aduh aduh,,,, sudah 3 langkah yah?
AZIZ : ( Bahasa isyrat, bukan hadap kanan )
ANDRE : "eh SULE,,, kamu tuh yang salah dengar, hadap kanan bukan balik kanan"
SULE : " Tuh dengar,,ANDRE aja bilang balik kanan,,,"
ANDRE : " lho??"
PARTO : " Eh SULE,,, hadap kanan bukan balik kanan,,,
SULE : " Hah?? apahh??
PARTO : " Hadaap kanaaan,,,, ( memblikan tubuh si SULE )
SULE : " lho? kok hadap kanan lagi? tadi katanya balik kanan,,, plin plan skali"
PARTO : " yeee,,, kamu tuh yang tuli.. kita lanjutkan, 3 langkah samping kanan graaak???
SULE : ( Malah ke kiri? ) heeyyy,,,, kalian nih tuli yah,,, ke kiri bukannya ke kanan"
AZIZ : ( Ke kanan )
ANDRE : ( Berjalan pelan-pelan,,,) aduh aduh,,,, sudah 3 langkah yah?
SULE :
"Woyyyy,,, ke sini,,,
AZIZ : (Bahasa isyarat) ke sini,,,
kanan!!!!
PARTO :" Aduuuhhh,,,,, Furkan, kamu nih susah sekali sih di
atur,,, kanan SULE!!!
SULE : "Huh??? dasar semuanya, kok
malah nyalahin saya? padahal saya kan sudah benar!!
PARTO : " Benar apanya?
PARTO : " Baiklah teman-teman, dengarkan saya,, hadap kiri
grak! "
kali
ini smuanya kompak.
SULE : (Melihat ke belakang) nah? Gitu
donk?
SULE :
"Dari tadi kalian salah mulu, gk denger ya?"
ANDRE : "Salah? perasaan dari tadi kamu yang di atur? "
SULE : "Apaaaa? kamu bilang saya
ganteng? terima kasih, dari dulu kaLi, kamunya aja yang gk liat
,oh iya lupa saya, kamu kan buta!
ANDRE :"Lho? aku gk bilang gitu kok,,,
SULE : "Haha.. iya ya, mang si Putu
nih jelek!"
Putu : week..
ANDRE : Lho? kok tambah gk nyambung?
Putu : week..
ANDRE : Lho? kok tambah gk nyambung?
SULE : "Ahh, udaaah, aku gk punya uang
keciL!
PARTO : Kamu nih, sudah tuli, narsis lagi.
SULE : "Makasih Mir,
PARTO :"Ah capek deh
PARTO : Kamu nih, sudah tuli, narsis lagi.
SULE : "Makasih Mir,
PARTO :"Ah capek deh
ANDRE : "Mir, udah gk usah di dengerin , kita lanjut aja'
PARTO : "Males, sekarang semuanya ban kempes,"
PARTO : "Males, sekarang semuanya ban kempes,"
SULE : (Malah istirahat di tempat)
AZIZ : (Bahasa isyarat)"bukan, kita
ban kempes, ayo duduk"(menarik tangan si tuli)
SULE : "Kalian nih kok malah duduk? dasar pemalas!
SULE : "Kalian nih kok malah duduk? dasar pemalas!
ANDRE : "Aduuh, SULEEEEEEEEE, mang kamu ngapain lagi sih
itu? kita ban kempes tau"
SULE :"Istrahat di tempat!"
PARTO : "Udah, semuanya berdiri, siap. (menyiapkan si tuli)
siaapp!! balik kanan bubar jalan.. saya mau istrahat dlu. (pergi sebentar)
ANDRE : "AZIZ, kita duduk di sini saja dulu?
AZIZ : (Mengangguk)
ketika mereka sedang duduk, tiba-tiba si tuli mendorong si bisu
AZIZ : (Mengangguk)
ketika mereka sedang duduk, tiba-tiba si tuli mendorong si bisu
SULE : "Kamu jelek-jelekin saya kan
barusan?
AZIZ : (Menggleng)
ANDRE : "Wooyyy, dia gk ngomongin apa-apa kok?
AZIZ : (Berdiri & mendorong si SULE)
merekapun sedikit bertengkar, si ANDRE pun berdiri dan berniat membela si AZIZ yang benar, namun dia malah memukul si AZIZ.
AZIZ : (Menggleng)
ANDRE : "Wooyyy, dia gk ngomongin apa-apa kok?
AZIZ : (Berdiri & mendorong si SULE)
merekapun sedikit bertengkar, si ANDRE pun berdiri dan berniat membela si AZIZ yang benar, namun dia malah memukul si AZIZ.
SULE : "Iya AZIZ, pukul aja dia,,,
ANDRE : "lho? yang saya pukul Putu yah? maksudnya saya tadi kamu, mana km, hah?
SULE : (menghindar) Eh gk kena, gk kena,,,,
tiba-tiba, PARTO pun datang kembali.
PARTO : "Woooyyy, ada apa nih?"
ANDRE : "Nih, dia yg mulai duluan, si SULE (tapi malah menunjuk si AZIZ)
AZIZ : ( Mengarahkan tangan Satria ke
SULE)
SULE : "Tadi si AZIZ ngomongin
saya"
ANDRE : "Gk kok, padahal tadi kita gk ngomong apa-apa "iya kan AZIZ?"
ANDRE : "Gk kok, padahal tadi kita gk ngomong apa-apa "iya kan AZIZ?"
(tubuhnya malah mengarah ke SULE)
AZIZ : (Mengarahkan si ANDRE dengan
benar, dan mangguk)
PARTO : "Astaga, SULEEEEEEEEEEEE,, km nih, cari ribut aja!
ANDRE : "Ayo AZIZ, kita pergi aja,,
PARTO : "Astaga, SULEEEEEEEEEEEE,, km nih, cari ribut aja!
ANDRE : "Ayo AZIZ, kita pergi aja,,
AZIZ : (Ayo pergi)
kemudian, mereka meninggalkn si tuli sendiri.
kemudian, mereka meninggalkn si tuli sendiri.
SULE :
lho, kok malah pergi semua? Dasar, huh? Masa saya tadi di salahin! Padahal saya
kan benar. Udah yang satunya bisu, dia tuli lagi,, Mana yang satunya lagi dah
buta juga tuli lagi. Berarti
saya aja yang benar!
Ngomong-ngomong
ngapain yach saya sendiri disini, pergi ach,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar